UNNES Tuntaskan Implementasi Smart Farming di Kopeng: Dari Pemasangan hingga Penyerahan Alat

Kopeng, Semarang — Program penerapan Smart Farming berbasis Artificial Intelligence of Things (AIoT) pada Kelompok Tani Bangkit Merbabu telah berhasil diselesaikan melalui empat tahapan utama: pemasangan panel surya pada 22 Oktober, instalasi perangkat smart farming pada 28 Oktober, konfigurasi sistem pada 5 November, dan penyerahan alat pada 22 November 2025.

Pada 22 Oktober 2025, tim memasang panel surya 120 WP sebagai sumber energi utama sistem. Instalasi ini memastikan seluruh perangkat dapat bekerja mandiri dengan suplai daya yang stabil.

IMG-20251119-WA0029

Kemudian, pada 28 Oktober 2025 dilakukan pemasangan perangkat utama seperti sensor, mikrokontroler ESP32, solenoid valve, pompa fertigasi, dan jaringan irigasi tetes yang terhubung ke dashboard monitoring berbasis web.

Pada 5 November 2025, proses dilanjutkan dengan konfigurasi sistem yang mencakup penyelarasan data sensor, pengujian konektivitas IoT, dan kalibrasi logika irigasi otomatis agar perangkat bekerja optimal.

Panel Box

Pada tahap ini sistem monitoring berbasis web mulai berfungsi penuh, menampilkan kondisi kelembapan tanah, suhu, dan kelembapan udara secara real time melalui ponsel maupun komputer. Riwayat pembacaan sensor juga dapat diakses untuk analisis pola perubahan kondisi lahan.

Rangkaian kegiatan ditutup pada 22 November 2025 dengan pelatihan operasional, sosialisasi smart farming, dan penyerahan alat kepada Kelompok Tani Bangkit Merbabu. Penyerahan ini menandai bahwa seluruh instalasi telah selesai dan siap dimanfaatkan untuk budidaya.

Melalui implementasi ini, teknologi smart farming diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, memperkuat pengelolaan lahan berbasis data, serta mendukung kemampuan petani dalam memanfaatkan teknologi digital untuk produksi dan pemasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *